Pernah kepikiran bisa lihat susunan batu raksasa ala Inggris tanpa harus terbang jauh-jauh ke Eropa? Ternyata kamu bisa menemukan pengalaman serupa di lereng Gunung Merapi. Namanya Stonehenge Jogja, replika situs megalitik terkenal dari Salisbury, Inggris, yang sekarang jadi salah satu spot foto favorit wisatawan.
Buat kamu yang lagi cari tempat wisata di Sleman yang menarik, Stonehenge ini layak masuk daftar kunjungan. Selain suasananya yang beda dari wisata Jogja pada umumnya, harga tiketnya juga ramah di kantong.
Stonehenge Jogja lebih cocok untuk kunjungan singkat karena daya tarik utamanya berada pada area batu dan pemandangan sekitar. Area wisata yang cukup terbuka juga membuat cuaca siang terasa lebih panas.
Nah, biar kamu nggak bingung sebelum berangkat, artikel ini akan membahas tuntas soal lokasi dan rute, harga tiket masuk, fasilitas yang tersedia, jam operasional, daya tarik utama, sampai tips praktis saat berkunjung ke Stonehenge Jogja.
Apa Itu Stonehenge Jogja?
Stonehenge Jogja adalah destinasi wisata buatan yang meniru bentuk situs megalitik Stonehenge asli di Salisbury, Inggris. Di sini, kamu akan menemukan susunan batu-batu besar setinggi sekitar 4 meter yang ditata melingkar, mirip dengan formasi aslinya.
Lokasi wisata ini berada satu kawasan dengan Museum Mini Sisa Hartaku, area yang dulunya terdampak erupsi Gunung Merapi pada 2010. Konsep unik ini membuat pengunjung serasa sedang berfoto di Eropa, padahal masih berada di kaki gunung berapi paling aktif di Indonesia.
| Jam Buka: | 07.00 – 17.00 WIB |
| Harga Tiket: | Rp 15.000 – Rp 25.000 per orang |
| Kontak resmi | Instagram @stonehnge_jogja |
| Kegiatan: | Spot foto |
| Rating Google | 4,4 dari lebih dari 3.776 ulasan Google |
| Alamat: | Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta |
| Fasilitas Umum: | tempat parkir, toilet, tempat santai, warung makan, mushola |
| Google Maps: | Stonehenge Yogyakarta |
Lokasi Stonehenge Jogja
Stonehenge Jogja terletak di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jaraknya sekitar 27-30 km dari pusat Kota Yogyakarta, dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam berkendara.
Rute menuju Stonehenge dari Malioboro, arahkan kendaraan menuju Jalan Mataram, lalu lanjut ke Jalan Kaliurang. Setelah sampai di pertigaan Kaliurang, ambil arah Kaliadem atau Cangkringan. Teruskan perjalanan melewati Bebeng dan Dusun Petung, kemudian lewati Kopi Merapi. Dari sana, lanjut ke arah timur hingga tiba di lokasi.
Jalan menuju lokasi sudah beraspal sampai kawasan wisata Kaliurang, meski beberapa ruas jalan desa mendekati lokasi memiliki tanjakan cukup curam khas lereng gunung. Kalau kamu berkendara saat musim hujan, tetap waspada karena jalan bisa licin.
Harga Tiket Masuk Stonehenge
Soal harga, ada beberapa skema yang perlu kamu tahu karena Stonehenge Jogja kadang dikelola terpisah, kadang terintegrasi dengan tiket The Lost World Castle.
| Jenis Tiket/Biaya | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Tiket masuk reguler | Rp10.000–Rp15.000 | Per orang |
| Tiket terusan The Lost World Castle | Rp25.000–Rp35.000 | Hari biasa |
| Tiket terusan The Lost World Castle | Rp35.000–Rp50.000 | Akhir pekan/libur nasional |
| Parkir motor | Mulai Rp2.000 | Per kendaraan |
| Parkir mobil | Mulai Rp5.000 | Per kendaraan |
| Sewa lokasi foto prewedding | Sekitar Rp150.000 | Biaya tambahan |
Harga tiket dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung.
Fasilitas Stonehenge Jogja
Meski konsepnya sederhana, fasilitas di Stonehenge Jogja sudah cukup memadai untuk kunjungan singkat. Beberapa fasilitas yang bisa kamu manfaatkan antara lain:
- Area parkir
- Spot foto ikonik
- Warung dan tempat makan
- Toilet umum dan mushola
Jam Buka Stonehenge Jogja
Wisata Stonehenge buka setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur. berikut daftar lengkapnya:
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Hari buka | Setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur |
| Jam operasional | 07.00–17.00 WIB |
Karena jam buka bisa berbeda-beda antar periode, sebaiknya kamu datang di pagi atau siang hari supaya punya waktu leluasa untuk berfoto dan menikmati suasana sebelum lokasi tutup.
Daya Tarik Utama Stonehenge Jogja
Berikut daya tarik lainnya yang perlu kamu ketahui:
1. Replika Batu Megalitik Setinggi 4 Meter
Daya tarik utama Stonehenge Jogja tentu saja deretan batu megalitik yang ditata melingkar dan dibuat menyerupai Stonehenge asli di Inggris. Batu-batu ini memiliki tinggi hingga sekitar 4 meter, sehingga terlihat cukup mencolok saat dilihat dari dekat.
Meski merupakan replika, susunannya dibuat menarik dan menjadi salah satu spot foto yang cukup ikonik di kawasan wisata lereng Merapi.
2. Pemandangan Gunung Merapi
Berada di kawasan lereng Gunung Merapi membuat Stonehenge Jogja menawarkan pemandangan alam yang menarik. Saat cuaca cerah, kamu bisa melihat Gunung Merapi dari kawasan wisata ini.
Kalau datang saat cuaca cerah, deretan batu akan terlihat lebih jelas dengan langit dan lereng Merapi di belakangnya. Area utama Stonehenge cukup terbuka dan tidak terlalu banyak pepohonan.
Kalau datang siang hari, panas matahari cukup terasa, terutama saat kamu sedang berkeliling atau mengambil foto. Pagi atau menjelang sore biasanya lebih nyaman
3. Spot Foto Kekinian ala Eropa
Konsep Stonehenge Jogja yang terinspirasi dari situs megalitik di Inggris menjadikannya salah satu tempat yang menarik untuk berburu foto. Kamu bisa mengambil foto dengan latar deretan batu, pemandangan Gunung Merapi, maupun area terbuka di sekitarnya.
Tak sedikit pengunjung yang datang untuk sekadar berfoto hingga melakukan sesi foto prewedding.
4. Satu Kawasan dengan The Lost World Castle
Stonehenge Jogja berada di kawasan wisata yang berdekatan dengan The Lost World Castle. Hal ini membuat kamu bisa mengunjungi lebih dari satu destinasi dalam satu perjalanan.
Jadi, setelah puas berfoto dan menikmati suasana Stonehenge, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke tempat wisata lain di sekitarnya tanpa perlu menempuh jarak terlalu jauh.
5. Suasana Sejuk
Salah satu hal yang langsung terasa saat tiba di kawasan ini adalah udaranya. Dibandingkan pusat Kota Jogja, suasana di lereng Merapi cenderung lebih sejuk, terutama pada pagi hari.
Pepohonan dan area terbuka di sekitar lokasi juga membuat suasananya cukup nyaman untuk bersantai. Tempat wisata alam di Sleman ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati udara segar sambil melihat pemandangan alam dan berfoto.
Tips Mengunjungi Stonehenge Jogja
Supaya kunjunganmu lebih maksimal, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
- Datang di waktu yang tepat. Siang hingga sore hari biasanya memberi pencahayaan terbaik untuk foto, dan kamu juga berkesempatan menikmati momen matahari terbenam.
- Gunakan pelindung matahari. Area terbuka membuat cuaca siang cukup terik, jadi topi, kacamata hitam, atau sunscreen bisa membantu.
- Cek harga dan jam buka terbaru sebelum berangkat, karena kebijakan tiket dan operasional bisa berubah sewaktu-waktu.
Itulah artikel dari Jogja Destinasi tentang wisata Stonehenge Jogja. Dengan harga tiket terjangkau, akses yang relatif mudah, dan spot foto yang unik, tempat ini cocok jadi persinggahan singkat dalam perjalanan wisatamu di kawasan Sleman.
Jangan lupa cek jam buka dan harga tiket terbaru sebelum berangkat, ya, supaya kunjunganmu ke Stonehenge Jogja makin lancar dan menyenangkan.
