Kalau kamu sedang mencari tempat wisata keluarga di kawasan Kaliurang, Bhumi Merapi bisa jadi pilihan yang menarik. Berada di lereng Gunung Merapi, destinasi ini menawarkan perpaduan wisata edukasi, peternakan, serta spot foto bergaya Eropa yang cocok dinikmati oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Agrowisata Bhumi Merapi adalah destinasi wisata sleman dengan konsep edukasi yang berdiri sejak tahun 2015 di kawasan Kaliurang, Sleman. Di atas lahan seluas 5,2 hektar, tempat ini mengusung konsep pertanian, perkebunan, dan peternakan yang dikemas dengan cara yang menyenangkan.
Buat kamu yang masih bingung soal lokasi, rute menuju ke sana, harga tiket masuk, sampai fasilitas apa saja yang tersedia, artikel ini akan membahasnya secara lengkap. Yuk, simak dulu sebelum berangkat!
| Jam Buka: | 09.00 – 17.00 WIB |
| Harga Tiket: | Rp 30.000 – 35.000 per orang |
| Kontak resmi website/ Whatsapp | 0858-4279-8180 |
| Kegiatan: | Spot foto, kulineran |
| Rating Google | 4.5 dari 14.480 ulasan google |
| Alamat: | Jl. Kaliurang No.20, Sawungan, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta |
| Fasilitas Umum: | tempat parkir, toilet, tempat santai |
| Google Maps: | Agrowisata Bhumi Merapi |
Lokasi Wisata Bhumi Merapi
Agrowisata Bhumi Merapi berada di Jl. Kaliurang KM. 20, Sawangan, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya berada di kawasan Kaliurang, tidak jauh dari beberapa destinasi populer lain seperti Suraloka Zoo dan kawasan wisata Lava Tour Merapi.
Dari pusat Kota Yogyakarta, jarak menuju Bhumi Merapi sekitar 20-22 km dengan waktu tempuh kurang lebih 40-60 menit menggunakan kendaraan pribadi.
Dari pusat Kota Yogyakarta, arahkan kendaraan menuju Jl. Kaliurang, lalu ikuti jalan lurus ke kawasan wisata Kaliurang. Setelah melewati Museum Ullen Sentalu, ikuti papan petunjuk menuju Bhumi Merapi yang berada di Jl. Kaliurang KM 20. Rute menuju lokasi cukup mudah diikuti dengan kendaraan pribadi.
Fasilitas di Bhumi Merapi
Meski konsepnya wisata alam terbuka, fasilitas di Bhumi Merapi terbilang cukup lengkap. Beberapa fasilitas yang bisa kamu manfaatkan selama berkunjung antara lain:
- Area parkir
- Toilet umum
- Mushola
- Warung makan dan kafe kecil
- Gazebo
- Spot foto indoor maupun outdoor
- Camping ground dan area outbound
- Jasa sewa mobil jeep untuk berkeliling area
- Toko oleh-oleh
Harga Tiket Masuk Bhumi Merapi
Bagi wisatawan yang akan memasuki objek wisata di Sleman ini akan dikenakan harga tiket yang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp30.000-Rp35.000 per orang. Harga ini biasanya sudah mencakup akses ke area utama, seperti zona peternakan, kampung Eropa, dan spot foto.
| Jenis Tiket / Aktivitas | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Tiket Masuk Bhumi Merapi | Rp30.000–Rp35.000/orang | Sudah termasuk akses ke zona peternakan, Kampung Eropa, dan berbagai spot foto. |
| Memberi makan hewan | Mulai Rp5.000 | Untuk kambing, rusa, kelinci, atau merpati. |
| Foto bersama rusa | Sekitar Rp10.000 | Biaya per sesi foto. |
| Berkuda | Sekitar Rp20.000 | Menikmati aktivitas berkuda di area wisata. |
| Sewa Jeep | Sekitar Rp150.000/mobil | Kapasitas 5–6 orang. |
| Camping Ground | Mulai Rp650.000 | Sudah termasuk penyewaan perlengkapan camping. |
Catatan: Harga tiket dan biaya aktivitas di Bhumi Merapi dapat berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya cek informasi terbaru melalui akun Instagram atau kanal resmi Bhumi Merapi sebelum berkunjung.
Jam Buka Wisata Bhumi Merapi
Jam buka Agrowisata Bhumi Merapi dimulai setiap hari pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Agar kunjungan lebih nyaman, sebaiknya datang pada pagi hari, terutama sebelum pukul 10.00 WIB.
Selain udara masih sejuk, jumlah pengunjung juga biasanya belum terlalu ramai sehingga kamu bisa lebih leluasa menikmati berbagai wahana dan spot foto, khususnya saat akhir pekan atau musim liburan.
Daya Tarik Utama Wisata Bhumi Merapi
Ada banyak alasan kenapa Bhumi Merapi selalu ramai dikunjungi. Berikut beberapa daya tarik utamanya.
1. Interaksi Langsung dengan Hewan Ternak
Salah satu kegiatan paling digemari di sini adalah berinteraksi langsung dengan hewan-hewan yang ada, seperti kambing Etawa, kelinci, kijang, hingga reptil seperti ular dan kura-kura.
Pengunjung bisa mencoba memerah susu kambing, memberi minum menggunakan dot untuk anak kambing, sampai mengolah susu menjadi yogurt dan es krim.
2. Spot Foto Bertema Eropa

Kalau kamu suka berburu konten estetik, area Langlang Buana adalah tempat yang wajib disambangi. Di sini terdapat replika bangunan bergaya Santorini, Alpen House ala Swiss, hingga rumah hobbit yang bikin suasana foto terasa seperti sedang di luar negeri.
Saat akhir pekan, area Kampung Eropa biasanya menjadi titik yang paling ramai karena banyak pengunjung mengantre untuk berfoto. Kalau ingin hasil foto lebih leluasa, sebaiknya datang sebelum pukul 10 pagi.
3. Edukasi Pertanian dan Hidroponik
Selain soal peternakan, Bhumi Merapi juga mengenalkan pengunjung pada dunia pertanian melalui kebun hidroponik. Anak-anak maupun orang dewasa bisa belajar cara bercocok tanam dengan metode modern, bahkan membeli hasil panennya langsung sebagai oleh-oleh.
4. Proses Pembuatan Kopi Luwak
Bagi pencinta kopi, Bhumi Merapi menawarkan pengalaman melihat langsung proses pengolahan kopi luwak dari awal hingga menjadi produk siap seduh. Hasil olahannya juga bisa dibeli sebagai buah tangan.
5. Camping dan Aktivitas Outbound
Buat rombongan sekolah atau komunitas yang ingin liburan sekaligus membangun kekompakan tim, Bhumi Merapi menyediakan area outbound dan camping ground lengkap dengan penyewaan peralatan.
Tips Berwisata ke Agrowisata Bhumi Merapi
- Datang pada pagi hari agar suasana masih sejuk dan tidak terlalu ramai, terutama untuk spot foto dengan latar belakang bangunan Eropa.
- Siapkan topi, payung, atau sunscreen untuk melindungi diri dari terik matahari.
- Bawa uang tunai secukupnya untuk mencoba berbagai aktivitas berbayar di dalam area wisata.
- Sediakan waktu sekitar 2–3 jam agar bisa menikmati seluruh wahana dan spot foto dengan lebih santai.
Itulah artikel dari jogjadestinasi tentang wisata bhumi merapi. Bhumi Merapi cocok dikunjungi bersama keluarga karena menawarkan perpaduan wisata edukasi, interaksi dengan satwa, hingga spot foto yang menarik.
Jika berencana datang saat musim liburan, usahakan berangkat lebih pagi agar bisa menikmati setiap wahana dengan lebih nyaman.

Komentar