Kalau kamu sedang mencari tempat wisata di Sleman dengan pemandangan Gunung Merapi, Plunyon Kalikuning menjadi alternatif yang pas. Tempat wisata di lereng selatan Merapi ini makin populer setelah jadi salah satu lokasi syuting film horor “KKN di Desa Penari”, dan sekarang jadi salah satu spot favorit wisatawan yang datang ke Sleman.
Dulunya, area ini adalah jalur aliran lahar dingin saat erupsi Gunung Merapi tahun 2010. Seiring waktu, kawasan ini disulap menjadi destinasi wisata alam dengan jembatan ikonik, sungai jernih, dan udara pegunungan yang bikin betah berlama-lama.
Plunyon Kalikuning adalah objek wisata alam yang berada di kawasan Kaliurang, tepatnya di lereng selatan Gunung Merapi, dan masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Ketinggian lokasinya sekitar 800 mdpl, sehingga suasananya cenderung sejuk sepanjang hari.
| Jam Buka: | 07.00-16.00 WIB |
| Harga Tiket: | Rp 5000 – Rp 10.000 per orang |
| Kontak resmi | Instagram @kalikuning_plunyon |
| Kegiatan: | Kuliner, Wahana Permainan, Spot foto |
| Rating Google | 4,6 dari lebih dari 4.065 ulasan Google (diperbarui September 2026) |
| Alamat: | Kedungsriti, Umbulharjo, Cangkringan, Kaliurang Timur, Hargobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Fasilitas Umum: | tempat parkir, toilet, tempat santai, warung makan, mushola |
| Google Maps: | Plunyon Kalikuning |
Lokasi Plunyon Kalikuning
Plunyon Kalikuning berada di Kedungsriti, Umbulharjo, Cangkringan, Kaliurang Timur, Hargobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat Kota Yogyakarta, jarak tempuhnya sekitar 25 kilometer atau memakan waktu perjalanan sekitar 50 menit hingga 1 jam, tergantung kondisi lalu lintas
Dari pusat Kota Yogyakarta, arahkan perjalanan menuju Jalan Kaliurang dan terus melaju ke utara hingga memasuki kawasan wisata Kaliurang. Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke arah Umbulharjo dengan mengikuti petunjuk menuju Kalikuning atau kawasan Lava Tour Merapi.
Akses jalannya sudah dapat dilalui menggunakan motor maupun mobil pribadi, meski di beberapa titik jalannya menanjak dan berkelok. Untuk kendaraan besar seperti bus atau SUV, disarankan tetap berhati-hati karena ada ruas jalan yang sempit.
Fasilitas Plunyon Kalikuning
Meski berada di kawasan pegunungan, tempat wisata di Cangkringan ini memiliki fasilitas penunjang yang cukup lengkap, di antaranya:
- Area parkir
- Toilet umum
- Musala
- Warung makan dan minuman
- Gazebo dan meja-kursi
- Area bermain anak
- Wahana flying fox dan outbound
- Area camping
- Penyewaan sepeda
Karena fasilitas pribadi seperti tikar atau perlengkapan makan masih terbatas, ada baiknya kamu tetap membawa perlengkapan sendiri kalau berencana piknik santai di sini.
Tiket Masuk Plunyon Kalikuning
Harga tiket masuk Plunyon Kalikuning tergolong ramah di kantong, berkisar antara Rp5.000–Rp10.000 per orang. Beberapa sumber mencatat rincian berikut:
| Jenis Biaya | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Tiket masuk dewasa | Rp10.000/orang | Harga tiket masuk untuk pengunjung dewasa |
| Tiket masuk anak-anak | Rp5.000/orang | Harga tiket masuk untuk anak-anak |
| Parkir motor | Rp2.000 | Biaya parkir kendaraan roda dua |
| Parkir mobil | Rp5.000 | Biaya parkir kendaraan roda empat |
Catatan: Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola. Karena itu, sebaiknya cek informasi terbaru sebelum berkunjung ke Plunyon Kalikuning.
Jam Buka Plunyon Kalikuning
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari, sebelum kabut turun dan menutupi pemandangan Gunung Merapi. Menjelang sore, suasana biasanya mulai berkabut sehingga panorama alam kurang maksimal untuk dinikmati atau difoto.
| Hari | Jam Operasional | Keterangan |
|---|---|---|
| Selasa–Minggu | 07.00–16.00 WIB | Jam buka wisata |
| Senin | Tutup | Pemeliharaan kawasan |
Daya Tarik Plunyon Kalikuning
Ada beberapa alasan kenapa Plunyon Kalikuning layak masuk daftar destinasi wisatamu di Jogja:
1. Panorama Gunung Merapi dari Ketinggian
Berada di kawasan kaki Gunung Merapi dengan ketinggian sekitar 800 mdpl, Plunyon Kalikuning menawarkan pemandangan alam yang cukup lengkap. Dari kawasan ini, pengunjung bisa melihat gagahnya Gunung Merapi yang dikelilingi perbukitan hijau. Udara yang sejuk dan suasana yang masih asri membuat pemandangan terasa semakin nyaman untuk dinikmati.
2. Jembatan Ikonik dan Sungai Kali Kuning
Salah satu daya tarik yang paling mudah dikenali adalah Jembatan Plunyon Kalikuning. Jembatan yang dibangun sejak era 1980-an ini dulunya digunakan sebagai jalur observasi bagi peneliti vulkanologi. Kini, jembatan tersebut justru menjadi spot foto populer dan pernah digunakan sebagai lokasi syuting film KKN di Desa Penari.
Di bawahnya mengalir Kali Kuning, sungai yang pernah menjadi jalur aliran lahar dingin setelah erupsi Merapi 2010 dan kini memiliki air yang lebih jernih dengan suasana yang asri.
3. Tempat Santai dengan Banyak Aktivitas
Selain menikmati panorama, Plunyon Kalikuning cocok untuk kamu yang ingin mencari suasana tenang dan udara pegunungan. Pengunjung bisa bersantai, ngopi, trekking ringan, hingga camping. Beberapa aktivitas seperti flying fox, outbound, dan bermain di area danau buatan juga bisa menjadi pilihan, terutama jika datang bersama teman atau keluarga.
Itulah artikel dari Jogja Destinasi tentang wisata Plunyon Kalikuning Jogja. Wisata ini sangat cocok bagi yang ingin menikmati udara sejuk pegunungan sekaligus pemandangan Gunung Merapi dari dekat, tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam.

Komentar