Pernah kebayang nggak, jalan-jalan ke pantai tapi nggak ketemu satu pun pedagang asongan atau rombongan turis lain? Di Gunung Kidul, hal seperti itu masih mungkin terjadi, salah satunya kalau kamu mengunjungi Pantai Pringjono.
Pantai ini memang belum seterkenal Pantai Indrayanti atau Pok Tunggal, tapi justru di situlah letak keistimewaannya. Pringjono masih menyimpan suasana alami yang jarang ditemui di pantai-pantai populer Gunung Kidul.
Di artikel ini, kamu akan diajak mengenal lebih jauh soal lokasi, rute menuju Pantai Pringjono dari Jogja, fasilitas yang tersedia, harga tiket masuk, sampai tiga daya tarik utama yang membuat pantai ini layak masuk daftar destinasi kamu selanjutnya.
| Jam Buka: | 24 jam |
| Harga Tiket: | Rp 5.000 per orang |
| Kontak resmi website/ Whatsapp | – |
| Kegiatan: | camping, bermain air, bersantai |
| Rating Google | 4.4 dari 187 ulasan google |
| Alamat: | Bedalo, Kanigoro, Saptosari, Gunung Kidul , Yogyakarta 55871 |
| Fasilitas Umum: | tempat parkir, toilet, tempat santai |
| Google Maps: | Pantai Pringjono |
Lokasi Pantai Pringjono
Secara administratif Pantai Pringjono terletak di kawasan pesisir selatan Gunung Kidul, tepatnya di Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Kawasan ini berada satu garis pantai dengan beberapa destinasi lain seperti Pantai Ngobaran, Pantai Ngrenehan, Pantai Nguyahan, dan Pantai Ngedan.
Dari pusat Kota Yogyakarta, jarak ke kawasan ini sekitar 53 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 sampai 2 jam berkendara, tergantung kondisi lalu lintas dan rute yang dipilih.
Rute Menuju Pantai Pringjono
Rute menuju Pringjono dari Kota Jogja dapat ditempuh melalui jalur Jalan Wonosari menuju Piyungan, Patuk, dan Sambipitu. Setelah sampai di kawasan Gading, ambil arah menuju Playen, lalu lanjut melewati Paliyan, Trowono, dan Kanigoro.
Karena belum tersedia akses kendaraan langsung ke Pringjono, pengunjung perlu memarkir kendaraan di area Pantai Nguyahan. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1–1,5 kilometer melalui jalan setapak di sisi barat pantai.
Waktu tempuhnya sekitar 15–40 menit, tergantung kondisi medan dan kecepatan berjalan. Sebaiknya gunakan kendaraan pribadi karena belum ada angkutan umum yang melayani rute ini.
Fasilitas di Pantai Pringjono
Sebagai wisata di gunung kidul yang masih baru dan belum banyak dikenal, fasilitas di Pantai Pringjono sendiri memang masih sangat minim, bahkan hampir belum ada. Tidak ada warung makan, toilet, atau gazebo di area pantai ini.
Karena itu, sebelum berangkat, sebaiknya kamu menyiapkan bekal makanan dan minuman yang cukup dari rumah atau membelinya di Pantai Nguyahan. Hal ini penting mengingat perjalanan menuju pantai cukup menguras tenaga.
Satu hal yang perlu diperhatikan, kontur pasir di Pringjono cenderung agak curam sehingga arus balik ombaknya bisa cukup kuat. Kalau kamu membawa anak-anak, tetap awasi mereka dengan baik dan hindari berenang terlalu jauh dari bibir pantai.
Harga Tiket Masuk Pantai Pringjono
Soal harga tiket masuk Pantai Pringjono, kamu nggak perlu khawatir karena tergolong sangat terjangkau. Tiket masuk berkisar Rp5.000 per orang, dan biasanya tiket ini juga berlaku untuk kawasan pantai-pantai lain di sekitarnya seperti Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan.
Untuk biaya parkir kendaraan di Pantai Nguyahan, berikut perkiraan tarifnya:
- Sepeda motor: sekitar Rp3.000
- Mobil pribadi: sekitar Rp5.000
- Bus pariwisata: sekitar Rp20.000
Harga tiket dan parkir ini sewaktu-waktu bisa berubah, jadi nggak ada salahnya menyiapkan sedikit uang lebih.
Jam Buka Pantai Pringjono
Kawasan ini buka selama 24 jam, namun untuk alasan keamanan dan kenyamanan, sebaiknya kamu berkunjung di siang hari, terutama mengingat jalur trekking menuju Pringjono yang melewati area perbukitan dan persawahan.
Daya Tarik Utama Pantai Pringjono
Walaupun fasilitasnya masih minim, banyak orang justru datang ke Pringjono karena suasananya yang jauh lebih tenang dibanding pantai-pantai populer di Gunung Kidul. Berikut adalah beberapa daya tarik utama yang akan kamu dapatkan:
1. Suasana Pantai yang Masih Sepi
Salah satu nilai jual terbesar Pringjono adalah suasananya yang tenang. Karena akses yang cukup menantang, jumlah pengunjung di sini relatif sedikit dibanding pantai-pantai populer lain di Gunung Kidul.
Buat kamu yang ingin menikmati waktu bersantai tanpa terlalu banyak gangguan, suasana seperti pantai pribadi ini bisa jadi nilai plus tersendiri
2. Formasi Batu Karang yang Unik
Di sisi timur Pringjono, kamu akan menjumpai bongkahan batu karang besar yang berserakan, diduga merupakan hasil patahan dari bukit tinggi di belakangnya. Sementara di sisi barat, terdapat batu-batu berbentuk bulat yang konon bisa berbunyi dan bergerak saat diterpa ombak.
Formasi batuan seperti ini menjadikan Pringjono punya karakter visual yang berbeda dari pantai-pantai lain di kawasan tersebut, dan tentunya jadi spot menarik untuk berfoto.
3. Pasir Putih dan Kehidupan Laut yang Masih Alami
Pasir di Pantai Pringjono terasa lembut dan bersih, khas pantai-pantai di Gunung kidul. Saat air laut surut, kamu masih bisa menemukan biota laut kecil seperti umang-umang atau keong laut yang berjalan-jalan di pasir.
Di sekitar area pantai juga banyak tumbuh pohon Keben, salah satu pohon khas Yogyakarta yang punya bunga dan buah unik. Saat pantai sedang sepi, suara ombak dan angin laut menjadi hal yang paling dominan terdengar. Suasana seperti ini mulai sulit ditemukan di pantai-pantai yang sudah ramai wisatawan.
Tips Berkunjung ke Pantai Pringjono
Supaya perjalananmu makin nyaman, ada beberapa hal yang bisa kamu siapkan sebelum berangkat:
- Gunakan sepatu atau sandal gunung yang nyaman untuk trekking melewati jalan setapak dan bebatuan.
- Bawa air minum dan bekal makanan secukupnya, karena belum ada penjual di lokasi.
- Datang di pagi atau sore hari agar tidak terlalu terik saat berjalan kaki.
- Cek kondisi cuaca dan ombak sebelum berangkat, terutama saat musim angin kencang.
- Jaga kebersihan dengan membawa kembali sampah yang kamu hasilkan.
Itulah informasi lengkap dari Jogja Destinasi tentang Wisata Pantai Pringjono Gunung Kidul. Selamat menikmati liburan dan jangan lupa menjaga kebersihan pantai selama berwisata.
FAQ
Jaraknya sekitar 53 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 sampai 2 jam berkendara, ditambah waktu trekking sekitar 15-40 menit dari Pantai Nguyahan.
Belum ada. Kamu perlu membawa kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil, sampai ke area parkir Pantai Nguyahan.
Karena konturnya agak curam dan arus baliknya cukup kuat, sebaiknya kamu lebih berhati-hati dan tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai, terutama jika membawa anak-anak.
